link

Jumat, 11 Januari 2013

Visual Basic



Visual Basic (VB) adalah salah satu bahasa pemrograman komputer untuk database.
Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Bahasa pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an.
Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows.
Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).
Menu Bar, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll
Main Toolbar, digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat.
Jendela Project, jendela ini berisi gambaran dari semua modul yang terdapat dalam aplikasi anda. Anda dapat menggunakan icon Toggle Folders untuk menampilkan modul-modul dalam jendela tersebut secara di group atau berurut berdasarkan nama. Anda dapat menggunakan Ctrl+R untuk menampilkan jendela project, ataupun menggunakan icon Project Explorer.
Jendela Form Designer, jendela ini merupakan tempat anda untuk merancang user interface dari aplikasi anda. Jadi jendela ini menyerupai kanvas bagi seorang pelukis.
Jendela Toolbox, jendela ini berisi komponen-komponen yang dapat anda gunakan untuk mengembangkan user interface.
Jendela Code, merupakan tempat bagi anda untuk menulis koding. Anda dapat menampilkan jendela ini dengan menggunakan kombinasi Shift-F7.
Jendela Properties, merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Sebagai contohnya anda dapat mengubah warna tulisan (foreground) dan warna latarbelakang (background). Anda dapat menggunakan F4 untuk menampilkan jendela properti.
Jendela Color Palette, adalah fasilitas cepat untuk mengubah warna suatu object.
Jendela Form Layout, akan menunjukan bagaimana form bersangkutan ditampilkan ketika runtime

PEMROGRAMAN JAVASCRIPT



JavaScript adalah bahasa skrip yang berbasis objek, artinya saat menuliskan kode JavaScript, Anda menggunakan objek-obek bawaan atau objek yang Anda ciptakan sendiri
Tag ini mempunyai dua atribut yaitu LANGUAGE. Program JavaScript diletakkan diantara baris komentar.
JavaScript membedakan huruf kapital dan huruf kecil. Hal ini berarti script document tidak sama dengan DOCUMENT atau Document.
VARIABEL
Variabel digunakan untuk menyimpan data. Tanpa variabel, sebuah program tidak bisa melakukan apa-apa. Pendeklarasian variabel paa JavaSript bersifat opsional. Bila Anda memberi nilai pada suatu variabel, JavaScript menganggap Anda telah mendeklarasikan variabel tersebut.
Untuk mendeklarasikan variabel secara eksplisit digunakan perintah var. Pemberian nama variabel harus mengikuti beberapa aturan tertentu, yaitu :
1. Diawali dengan huruf atau tanda garis bawah
2. Tidak boleh diawali dengan angka
3. Tidak boleh mengandung spasi
4. Tidak boleh menggunakan kata kunci JavaScript
5. Tidak boleh mempunyai beberapa nama variabel yang sama dalam satu blok
TIPE DATA
JavaScript tidak mempunyai tipe data secara eksplisit. Variabel dapat dideklarasikan tanpa menentukan tipe datanya. Ada empat macam tipe data implisit yang dimiliki oleh JavaScript, yaitu :
1. Numerik
Terdiri dari dua macam tipe numerik yaitu bilangan bulat dan bilangan real (pecahan).
Misalnya : var A=20;
var A=20.5;(deklarasi untuk bilangan real)
var A=020; (deklarasi untuk bilangan OKTAL)
var A=0x2F; (deklarasi untuk bilangan HEKSADESIMAL)
2. String
Ditulis diantara tanda petik tunggal atau tanda petik ganda
Misalnya : var A=’JavaScript’;
var A=”JavaScript”;
JavaScript mendukung beberapa karakter khusus (escape sequence) berupa :
· \b menyatakan backspace
· \f menyatakan form feed
· \n menyatakan karakter baris baru
· \r menyatakan carriage return
· \t menyatakan tab
3. Boolean
Tipe ini hanya bernilai TRUE atau FALSE. Tipe ini biasanya digunakan untuk pengecekan suatu kondisi.
Misalnya : var B=(A<100);
Jika A=50 maka B=True
4. Null
Digunakan untuk merepresentasikan variabel yang tidak diinisialisasi.
OPERATOR
Jenis-jenis operator pada JavaScript, yaitu :
1. Aritmetik
Terdiri dari operator aritmetik tunggal (unary) dan operator aritmetik binari (binary).
2. Pemberian Nilai
Digunakan bila Anda ingin memberi nilai atau mengubah nilai suatu operand.
3. Pemanipulasi BIT
Operasi ini berhubungan dengan pemanipulasian bit pada operan bertipe bilangan bulat.
4. Pembanding
Digunakan untuk membandingkan dua buah operand. Operand yang dikenai operator ini dapat bertipe string, numerik maupun ekspresi lain. Operator ini akan menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
5. Logika
Operator ini digunakan untuk mengoperasikan operan yang bertipe boolean dan menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
6. String
Digunakan untuk menggabungkan beberapa string menjadi sebuah string yang lebih panjang. Simbol untuk oprator ini sama dengan oprator penjumlahan (+).